Showing posts with label hukum. Show all posts
Showing posts with label hukum. Show all posts
Wednesday, December 7, 2011

FOTO PRIA BAKAR DIRI DIDEPAN ISTANA NEGARA Identitas Pria Masih Misterius

FOTO PRIA BAKAR DIRI DIDEPAN ISTANA NEGARA Identitas Pria Masih Misterius. Sejumlah saksi memastikan aksi nekad bakar diri seorang pria yang belum diketahui identitasnya itu dilakukan dalam aksi demonstrasi Kepala Desa di depan Istana Negara. Lihat  juga Cara Mengetahui Titik Rangsangan Wanita Menurut Zodiak dan Harga Terbaru Honda CRV Model Terbaru 2012.
Tapi disampaikan Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar, A. R. Yoyol, peristiwa bakar diri di depan Istana Negara itu tidak terkait aksi demontrasi Kepala Desa.

Menurut kesaksian petugas kepolisian yang saat itu tengah melakukan penjagaan, pria berusia 40 tahun itu datang ke lokasi kejadian sudah membasahi dirinya dengan bensin.


"Aksi demonstrasi berakhir pukul 16.00 WIB, sedangkan kejadian ini terjadi pukul 17.30 WIB, aksi tidak ricuh. Jadi tidak ada hubungannya dengan demonstrasi," kata Yoyol usai melihat kondisi korban di RSCM, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Desember 2011.

Menurut Yoyol, yang menjadi saksi dalam peristiwa tersebut hanya petugas kepolisian yang berjaga di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Mereka melihat ada orang lari-lari dalam keadaan terbakar, lalu jatuh, disiram air, dipadamkan pakai dua botol air mineral dan dibawa kesini (RS Cipto Mangunkusumo)," tuturnya. vivanews.com

Aksi Nekad Bakar Diri Depan Istana Negara, Video Pria Bakar Diri Pakai Bensin Youtube Bunuh Diri Depan Istana Negara, Identitas Pria Misterius Bakar Diri
Read more...
Sunday, September 25, 2011

Waspada, Belum Semua Jaringan Terorisme Indonesia Terungkap

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutanto mengaku belum semua jaringan teroris di Indonesia terungkap. Jaringan baru bermunculan dengan pola yang berbeda. BIN terus bekerja dengan memberikan informasi pada aparat terkait.

"Sejauh ini belum semua jaringan teroris dan pelakunya tertangkap semua. Ada beberapa yang masih di luar, harus kita waspada karena bisa saja dilakukan di tempat lain," ujat Sutanto kepada wartawan di kantor Menkopolhukan, Minggu (25/9/2011).

Sutanto masih belum dapat memastikan apakah pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah, satu jaringan dengan bom di Cirebon. Pola yang sama karena pelaku tunggal dan beraksi di tempat ibadah masih perlu didalami.

"Ya sekarang kan banyak yang meniru, dari internet juga bisa dikembangkan oleh mereka masing-masing," kata mantan kapolri itu.

Menurut Sutanto, diperlukan keterlibatan semua komponen masyarakat untuk menanamkan pemahaman ajaran agama yang benar. "Perlu pemahaman ajaran agama yang benar, diberikan pemahaman pada masyarakatnya," tandasnya.
Read more...

Pasca Bom Bunuh Diri, Ormas Agama Di Solo Siagakan Anggotanya

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid mengintruksikan warga GP Ansor dan Barisan Serbaguna (Banser) Ansor se-Solo Raya agar siaga satu dan terlibat aktif menjaga berbagai tempat ibadah di kawasannya. Perintah ini disampaikan pasca bom bunuh diri dilakukan di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah.

Nusron yakin kejadian bom tadi pagi merupakan satu rentetan panjang dengan berbagai tindakan radikalisasi yang mengatasnamakan agama. "Pasti ada kaitan satu sama lain, saya tidak yakin kalau berdiri sendiri," ujar dia melalui siaran persnya, Ahad 25 September 2011.

Nusron menyesalkan kejadian bom bunuh diri kembali terjadi di Tanah Air. Bom bunuh diri dinilai sebagai tindakan biadab dan tak bisa ditoleransi. "Tindakan ini secara nyata merusak martabat, integrasi, dan makna kebhinekaan Indonesia," ujarnya.

Karena itu, Nusron menyatakan GP Ansor sejak awal sudah mewanti-wanti agar pemerintah, terutama aparat keamanan, bersikap serius mewaspadai dan menyatakan perang terhadap segala bentuk terorisme.

Ledakan bom terjadi di gereja melukai sedikitnya tujuh jemaat pagi tadi. Para korban terluka akibat ledakan bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton, Jalan Arief Rahman Hakim, Jebres, Surakarta. Bom diledakkan pukul 10.53 WIB oleh seorang pria berusia sekitar 30 tahun, berbaju putih, bercelana panjang warna hitam, dan menggunakan sepatu kets.

Sampai kini belum jelas identitas dan motif pelaku.
Read more...

Bom Bunuh Diri Gegerkan Gereja Solo

Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jalan Arif Rahman Hakim, Solo, Jawa Tengah, menjadi sasaran bom bunuh diri. Ledakan bom terjadi pada Ahad (25/9) sekitar pukul 10.55 WIB seperti diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Jihartono kepada Metro TV, siang ini.

Polisi belum dapat memastikan jumlah korban tewas dan terluka dalam kejadian ini. Yang pasti seorang yang diduga pelaku bom bunuh tewas akibat ledakan ini. "Yang lain masih diidentifikasi," ujarnya.

Saat ini polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim dari Polda Jateng juga telah dikirim ke Solo. Menurut informasi yang diperoleh, bom meledak di Gereja Kepunton usai jemaat keluar gereja.

Untuk  mengetahui lokasi persis ledakan masih perlu identifikasi lebih lanjut. Begitu juga dengan kekuatan ledakan. "Low atau high explosive yang menentukan ahlinya yaitu tim gegana," kata Kombes Jihartono.

Menurut informasi yang diperoleh kontributor Metro TV, bom terdengar dalam radius 500 meter. Ia juga baru tahu bahwa sejauh ini seorang tewas dan beberapa orang terluka akibat kejadian ini.
Read more...
Wednesday, September 21, 2011

Sutradara Dan Pemeran Video Porno Turen Malang Jadi Buron

Jajaran Polres Malang, Jawa Timur, masih memburu sutradara dan pemeran video porno yang melibatkan pelajar SMP-SMK. Hingga Selasa 20 September 2011 keberadaan dua pemeran dan perekam video porno itu belum diketahui.
    
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Hartoyo, Rabu 21 September 2011 mengatakan, Polres Malang sudah menemukan barang bukti video yang diambil melalui ponsel dengan durasi 19 menit 38 detik.

Barang bukti ditemukan pihak kepolisian dari sejumlah warga yang sebelumnya resah dengan beredarnya video itu. "Barang bukti itu berupa video asusila dari warga, dan pelaku masih kami kejar untuk dimintai keterangan mengenai kapan dan di mana adegan itu dilakukan," kata Hartoyo ketika dikonfirmasi melalui ponselnya.

Hartoyo mengatakan, dalam pengejaran pelaku, Polres Malang melibatkan tiga Kepolisian Sektor (Polsek), yakni Polsek Turen, Polsek Bululawang serta Polsek Dampit.

Video porno tersebut diduga melibatkan pemeran perempuan berinisial PL (14), berasal dari Desa Sempalwadak, Kecamatan Bululawang yang juga tercatat sebagai siswi SMP Bhakti Turen.

Sedangkan pemeran laki-laki adalah alumni SMK Turen dengan inisial VS (16), warga Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Yang memprihatinkan, adegan mesum dilakukan dengan masih berseragam sekolah di hadapan seorang siswi perempuan berseragam Pramuka yang bertugas mengambil gambar -- sekaligus berperan sebagai sutradara. Perempuan tersebut diduga teman sekolah PL. "Saat ini kami sedang memburu pelaku yang sejak pemberitaan di media, diduga pelaku melarikan diri, dan kita ingin memastikan di mana gambar video itu dibuat," kata Kepala Polisi Sektor Turen, Komisaris Polisi, Agus Suryoso

Selain memburu pelaku, Polres Malang juga berkoordinasi dengan saksi ahli teknologi media untuk mencocokkan gambar pemeran dan juga perekam video tersebut.

Agus mengharapkan, supaya masyarakat tidak menyebarkan video itu. Sebab, Polres tidak hanya mencari para pemeran sekaligus perekam video, namun memburu siapa saya yang menyebarkan awal video tersebut.
Read more...
 


Berita terbaru dari seminkota.blogspot.com © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here